Bundling Pelatihan Kartu Prakerja Disetop, Ini Respons Ruang Guru

TEMPO.CO, Jakarta – Co-Founder dan Chief Product & Partnership Officer Ruang guru Iman Usman menanggapi langkah Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja yang menghentikan paket bundling dalam layanan pelatihan prakerja.

“Kami selalu siap mengikuti peraturan dari PMO, termasuk perubahan terbaru yang diberlakukan melalui surat edaran pada tanggal 30 Juni 2020,” ujar Iman kepada Tempo, Kamis, 2 Juli 2020.

Kendati demikian, Iman mengatakan seluruh materi pelatihan paket atau bundling yang ditawarkan di platform Skill Academy sampai saat ini sudah melalui kurasi, proses verifikasi, dan persetujuan dari PMO. Paket atau bundling serupa juga, menurut dia, ditawarkan oleh mitra prakerja lain.

Iman berujar kelas bundling disediakan bagi para pengguna untuk mempermudah proses pemilihan pelatihan online. Dari rangkaian survei yang perseroan lakukan dengan pengguna, banyak yang mengaku bingung memilih kelas yang sesuai.

“Oleh karena itu kami menyatukan kelas-kelas dengan tema serupa, untuk menunjang sebuah skill atau keterampilan, dengan total harga yang lebih terjangkau,” tutur Iman.

Meski begitu, Iman mengaku mengapresiasi upaya Manajemen Pelaksana (PMO) Program Kartu Prakerja dalam menjalankan fungsinya agar Program Kartu Prakerja berjalan efektif bagi peserta Kartu Prakerja. 

Saat ini, kelas bundling di Skill Academy sudah tidak dapat diakses melalui metode pembayaran Kartu Prakerja. Namun, layanan itu masih tetap tersedia bagi para pengguna platform tersebut dengan metode pembayaran lainnya seperti bank transfer, ATM, kartu kredit, e-money, dan lainnya.

“Kami melihat bahwa kelas bundling membantu pengguna memilih kelas-kelas sesuai minat, komprehensif, dan berkesinambungan,” ujar Iman.

Ia pun mengatakan bahwa selama ini Skill Academy mempunyai sistem untuk selalu memantau, mengikuti data perkembangan penyelesaian pelatihan peserta Kartu Prakerja di seluruh kelas bundling, dan memiliki seluruh data mengenai hasil tes akhir peserta di semua kelas. Dia berujar semua data tersebut tersedia dan sudah disampaikan ke PMO, sesuai dengan permintaan dan keperluan manajemen pelaksana.

Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja sebelumnya, mengevaluasi pelaksanaan pelatihan bagi peserta program Kartu Prakerja. Dalam surat pemberitahuan kepada delapan mitra pemerintah tercantum empat evaluasi penyelenggaraan program oleh Lembaga Pelatihan Program Kartu Prakerja itu. 

Surat itu ditandatangani Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari pada 30 Juni 2020. “Evaluasi mencakup pemenuhan kewajiban Lembaga Pelatihan dalam memberikan pelatihan kepada penerima manfaat Kartu Prakerja dan penilaian peserta pelatihan terhadap infrastruktur, sarana-prasarana, dan program pelatihan,” demikian tercantum dalam surat itu. 

Hasil evaluasi tersebut antara lain paket pelatihan terdiri dari beberapa jenis atau kelas pelatihan yang diselenggarakan satu atau beberapa lembaga pelatihan di masing-masing platform. Kedua, Tak ada mekanisme yang memastikan peserta menuntaskan seluruh jenis atau kelas pelatihan dalam paket setelah memperoleh insentif tunai. 

Ketiga, tidak ada laporan soal penilaian peserta pelatihan atas infrastruktur, sarana prasarana, dan program. Keempat, manajemen Pelaksana tak dapat melaksanakan tugasnya untuk mengevaluasi satu atau beberapa jenis atau kelas pelatihan yang ada dalam masing-masing paket.

Atas dasar evaluasi ini, manajemen memutuskan menghentikan penjualan paket pelatihan yang ditawarkan delapan mitra. Mitra-mitra itu adalah Bukalapak, MauBelajarApa, Pijar Mahir, Pintaria, SekolahMu, Sisnaker, Skill Academy by RuangGuru, dan Tokopedia.

Tujuannya agar Program Kartu Prakerja berjalan sesuai aturan perundang-undangan. “Berdasarkan temuan itu, manajemen pelaksana memutuskan menghentikan seluruh transaksi dan penjualan paket pelatihan,” kata Denni dalam suratnya. Keputusan itu berlaku sejak surat diterbitkan. Denni meminta para mitra mencabut atau menghentikan penjualan Paket Pelatihan.

 

CAESAR AKBAR | LANI DIANA

Berita ini telah tayang di: Agregassi Ekonomi
Tanggal tayang: Juli 2, 2020
Author:
Didukung oleh: Indonesiadigicom

Tinggalkan Balasan

%%footer%%