Penelitian USU Sebut Minyak Atsiri Daun Eucalyptus Dipercaya Bunuh Virus Corona

PUSAT kajian Ipteks Eukaliptus Universitas Sumatera Utara (USU) melakukan penelitian dari ekstraksi senyawa aktif minyak atsiri yaitu eukaliptol atau 1,8 cineole pada daun sepuluh jenis tanaman eucalyptus.

Senyawa kimia yang dihasilkan dapat menghambat dan merusak kemampuan virus memperbanyak dirinya, sehingga akan diaplikasikan menjadi produk anti Covid-19. kajian Ipteks Eukaliptus universitas Sumatera Utara ini dilakukan di laboratorium kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Medan, Sumatera Utara.

Ekstraksi dari daun tanaman eucalyptus yang tumbuh di Sumatera Utara. Dari satu kilogram daun eucalyptus, laboratorium di pusat kajian Ipteks Eukaliptus universitas Sumatera Utara, dapat memperoleh, 0,8 persen minyak 1,8 cineole.

Hasil ekstraksi ini kemudian dianalisis oleh peneliti di pusat kajian Ipteks Eukaliptus Universitas Sumatera Utara. Minyak atsiri, eukaliptol giat diteliti, karena aromanya yang menenangkan, sehingga banyak dipakai sebagai campuran obat, parfum, serta berbagai produk pendukung kesehatan.

Senyawa kimia yang dapat menghambat dan merusak kemampuan virus memperbanyak dirinya, terus diuji menjadi produk antivirus. Dimulai dengan membuat handsanitiser alami anti virus covid-19.

(mrt)

Loading…

Berita ini telah tayang di: Okezone
Tanggal tayang: Juli 1, 2020
Author:
Didukung oleh: Indonesiadigicom

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *