Anak Sekda Karawang Ditangkap Polisi Diduga Terkait Narkoba

KARAWANG – Seorang anak pejabat tinggi di Pemerintah Daerah Karawang ditangkap Satuan Narkoba Polda Jabar dan Polres Karawang.

Kasat Narkoba Polres Karawang, AKP Agus Santoso membenarkan, pihaknya menangkap anak Sekda Karawang, Acep Jamhuri, berinisal ANT juga sebagai mahasiswa.

“Ditangkap tim gabungan, Rabu dini hari di rumahnya,” kata Agus kepada wartawan, Rabu (1/7/2020).

Penangkapan terhadap ANT ini, merupakan hasil pengembangan dari seorang bandar inisial P. Dari keterangan P, salah satu konsumennya adalah ANT. Bahkan, ANT sempat membeli sabu-sabu tiga pekan yang lalu.

 

Merujuk pada keterangan bandar itu, tim gabungan akhirnya mendatangi rumah ANT. Kemudian, rumah yang berada di Kecamatan Telukjambe Timur itu digeledah. Dari tangan ANT, tim menemukan sejumlah barang bukti. Di antaranya sedotan plastik dan pipet.

Kemudian, ANT dibawa ke Mapolres Karawang. Saat itu juga, mahasiswa usia 23 tahun ini menjalani tes urin. Namun, hasilnya negatif. Meski demikian, kasus yang menderanya ini tidak serta merta gugur. Saat ini, ANT dibawa ke Lido, Bogor, untuk menjalani tes sampel darah dan rambut.

“Anggota kami serta dari BNNK saat ini sudah berada di pusat rehabilitasi narkoba Lido,” ujarnya.

Dibawanya ANT ke Lido ini, sesuai permohonan dari pihak keluarga, supaya yang bersangkutan dilakukan rehabilitasi. Karena itu, pihaknya akan menunggu hasil selama tiga hari kedepan. Apakah ada rawat inap atau rawat jalan, pihaknya akan mengikuti hasil rekomendasi dari Tim BNNK.

Berdasarkan hasil keterangan, ANT memakai barang haram tersebut tiga pekan kebelakang. Hal itu, sesuai dengan keterangan bandar P yang menjual barang haram tersebut.

Saat ini, ANT dikenakan Pasal 127 UU Narkotika. Kemudian, yang bersangkutan wajib di rehab. Sedangkan, untuk bandar P sudah berada di balik jeruji besi.

Berdasarkan hasil pengembangan di tangkap tiga orang. Semuanya, ada barang bukti, masing-masing ada tujuh butir, lima butir dan tiga butir pil ekstasi.

“Bandar P, terancam hukuman minimal lima tahun maksimal 20 tahun penjara,” jelasnya.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Sekda Acep Jamhuri, terkait penangkapan anaknya atas kasus penyalahgunaan narkoba.

(wal)

Loading…

Berita ini telah tayang di: Okezone
Tanggal tayang: Juli 1, 2020
Author:
Didukung oleh: Indonesiadigicom

Tinggalkan Balasan

%%footer%%