(Update) kondisi terkini Bank Bukopin (BBKP), SOS likuiditas yang butuh penyelesaian

Reporter: Barly Haliem, Titis Nurdiana | Editor: Titis Nurdiana

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Upaya otoritas pengawas dan pengatur industri keuangan Otoritas Jasa Keuangan dan manajemen PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) meyakinkan kondisi Bank Bukopin baik-baik saja, masih belum mampu menyakinkan pemilik dana alias nasabah yakin 100% atas kondisi Bukopin.

Saban hari masih saja ada nasabah yang berupaya menarik duit simpanannya di bank (Bank Bukopin) yang dimiliki Bosowa Corporindo sebesar 23,395% dan  Kookmin Bank Co Ltd 21,996%   Di twitter semisal, Selasa (30/6) riuh keluhan nasabah Bukopin yang kesulitan menarik dananya, atau adanya kebijakan pembatasan penarikan dana di sejumlah kantor cabang Bank Bukopin (BBKP).

Tak hanya itu,  foto ATM Bank Bukopin(BBKP) tak bisa digunakan sampai adanya pengumuman kalau ATM untuk sementara tak bisa digunakan juga ramai dicuitkan. Reportase KONTAN di sejumlah kantor cabang Bukopin juga mendapati keluhan sulitnya nasabah mengambil duitnya. Di kantor Cabang Pembantu Bukopin di Pondok Gede, antrean mengambil dana terjadi di ATM sampai di teller.

Salah satu nasabah Bukopin Capem Plaza Pondok Gede, Bekasi yang tidak berkenan disebut namanya mengatakan, ia telah mencoba menarik uang di tabungannya sejak Sabtu (27/6) lalu namun tidak kunjung berhasil, dan mencoba kembali di hari Selasa (30/6) namun petugas bank mengatakan pelayanan sudah ditutup.

Baca Juga: Begini cerita nasabah Bank Bukopin yang kesulitan mencairkan dana

Dalam banyak kesempatan, Direktur Utama Bank Bukopin (BBKP) Rivan A. Purwantono menegaskan bahwa tidak ada permasalah yang perlu dikhawatirkan nasabah. Pemegang saham pengendali yakni Bosowa Corporation dan Kookmin Bank berkomitmen tetap berkomitmen mendukung Bank Bukopin belum juga mampu menyakinkan nasabah Bukopin. 

Sekretaris Perusahaan Bank Bukopin Meliawati dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Selasa (30/6) kembali menyakinkan bahwa, pembatasan penarikan dana di beberapa cabang Bank Bukopin dilakukan dalam kondisi situasional, agar Bukopin dapat memenuhi kebutuhan transaksi nasabah.

“Hal ini menjadi penyesuaian yang perlu dilakukan dan pejabat bank tetap memberikan penjelasan kepada nasabah sebagaimana standar pelayanan operasional perseroan,” ujarnya dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (30/6). Ini adalah kali kedua, pengumuman dibuat lantaran sebelumnya tanggal 25 Juni,  Sekretaris Perusahaan Bukopin(BBKP) juga membuat pengumuman serupa.

Tapi apa mau dikata, nasabah sudah telanjur tak yakin bahwa dananya aman. Penarikan tetap dilakukan.

Ini juga nampak dari laporan keuangan Bank Bukopin (BBKP). Jika Januari 2020, dana pihak ketiga di Bukopin tercatat masih Rp 75,76 triliun, Februari susut Rp 74,99 triliun, lalu turun lagi menjadi Rp 72,63 triliun pada Maret, April kembali susut menjadi Rp 68, 11 triliun dan data terakhir Rp 60,43 triliun.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.

Berita ini telah tayang di: Agregassi Ekonomi
Tanggal tayang: Juni 30, 2020
Author:
Didukung oleh: Indonesiadigicom

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *